Rabu, 11 Februari 2015

Love and Pain (1) - He is My Pinguin

Diposting oleh Ranie's di 2/11/2015 0 komentar Link ke posting ini
Dua ribu empat belas, tahun penuh cinta dan pengalaman untukku.
-13 Juli 2014-
Masih kecewa rasanya mengingat peristiwa dibulan lalu, terutama diawal minggu terakhir bulan Juni. Tapi yah, itu proses hidup yang harus dilalui love and  pain. Just get out from there!! Gue coba buat lepas dari semua itu dengan chatting, sampai akhirnya si pinguin itu muncul and filled out my single day. Again, i met with stranger guy. Tapi kali ini that stranger is different than before, dia si pinguin.

-22 Juli 2014-
"Ini anak masih aja nge-chat gue -_- , padahal udah di-unfriend"
Gue gak paham sama ni pinguin satu, ah mungkin cuma mau main-main sama gue. Oh boy, please i knew who you are~ but let we see and prove that i was right bout you (all guy must be similiar each other), you are not my type-guy please. I will help and make u change being better guy, inshaAllah.
Si pinguin ini terbuka banget sama gue, dia cerita apapun tentang hidupnya.
"And he is nice boy~"
-2 Agustus 2014-
Di Kapal menuju Pelabuhan Merak
"Mbak, sekarang lagi deket sama siapa?" -Rio
"Gak ada"-Gue
"Bo'ong, masa gak ada" -Rio
"Ooooh iya nih adaaa dooong bulee (sambil nunjukin chattingan di hp)" -Jawab gue ngasal dan iseng
-7 Agustus 2014-
Pemalang
"Lagi ngapain de?" -Mama // "Chatting mih" -Gue
"Pacaran tuh maaah" -Rio // "Gak deeeeng cuma temeeen!!" -Gue 
"Kalo cuma temen, ngapain dibela-belain chatting sampe tengah malem begini -_- " -Mama
---------------zzzziiiinggg------------------ -Gue diem dan tiba-tiba mikir, iya juga ya (heran sendiri) 

-11 Agustus 2014-
Hmm, seperti itulah faktanya gue menghabiskan waktu gue bareng si pinguin tanpa kenal waktu.
We just enjoyed our time together without thinking anything, :3
Sampai akhirnya si pinguin purpose me on facebook as his gf, dan sejak saat itulah hubungan jarak jauh kami dimulai. Hubungan yang tak pernah sedikitpun ada di pikiran gue, hubungan yang sejak awal gue pungkiri bahwa 'gue gak mungkin sama dia/we are just friend', dan hubungan yang impossible buat gue. 
Kejadian ini benar-benar ngerubah mindset gue berubah tentang kriteria pria, hehehe. Juga ngajarin gue untuk 'tidak mendahului kehendak Allah', karena tidak pernah ada yang tahu tentang apa yang akan terjadi dimasa depan kecuali Allah.

Well, faktanya sampai sekarang kita masih keep in touch dengan berbagai cerita, perasaan, dan kejadian selama 7 bulan sejak kita bertemu.

Entah kapan jiwa dan raga ini bisa bertemu satu sama lain di dunia nyata, karena yang kita tahu adalah kita tidak mau membohongi apa yang kita rasa. Entah seperti apa akhirnya hanya Allah yang dapat menentukan, kita sebagai manusia hanya bisa menjalani dengan usaha dan doa. InshaAllah
 

Ranieslife Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review